Saturday, 4 November 2017

From Zero to Hero...Mengenal Pak Pri, Pendiri Panti Asuhan Darul Qolbi

15:46 26 Comments



Saya memarkir mobil di tanah depan rumah yang di sampingnya ada kuburan. Sejenak saya tertegun. Bagi saya, kuburan adalah sebaik-baiknya tempat mengingat mati. Dan mestinya penghuni rumah sebelah kuburan ini adalah orang-orang baik yang selalu bersiaga dengan kematian.

Setelah mengucapkan salam di rumah yang dekat kuburan itu,  keluarlah seorang pria separuh baya dengan beberapa anak yang menyertainya. Pria sederhana dengan banyak anak. Eiits, itu bukan anak beliau. Itu anak asuh Panti Asuhan Darul Qolbi. Panti asuhan yang didirikan pria itu.

Memang pertama saya kaget dan galau dengan beberapa tato di tubuhnya. Apa betul ini pria yang mau saya temui? Ternyata memang benar dan galau itu sirna setelah saya mendengar banyak cerita dari pria paruh baya itu.

Pak Pri, saya mengenalnya dengan sebutan Pak Pri Beruntung. He he keren ya pake embel-embel beruntung. Ingatan saya kembali pada tokoh musuh donal bebek yaitu si untung bebek wakwakwak.

Pak Pri adalah pendiri Panti Asuhan Darul Qolbi. Seorang mualaf  dan mantan preman kampung daerah Semarang yang bertobat setelah menikah. Awal karir beliau adalah menjadi office boy di sebuah bank pemerintah. Setelah dua tahun bekerja, Pak Pri naik pangkat menjadi seorang debt collector yang dia jalani selama 8 tahun di tiga bank ternama.

Pak Pri kemudian pindah ke Jogjakarta. Di Jogja pun, Pak Pri bekerja sebagai debt collector juga tapi hanya sebentar karena beliau mempelajari hukum riba. Pak Pri memang ingin sekali mengubah hidupnya menjadi orang yang sholih. Beliau juga membakar semua jimat-jimat kekuatan yang dimilikinya.

Jadilah Pak Pri membuka warung soto. Pak Pri mulai bermimpi untuk menjadi orang yang bermanfaat bagi yang lain. Beliau ingin membuat panti asuhan! Sebuah cita-cita yang mulia. Menurut Pak Pri, panti tidak hanya dibuat oleh orang yang mampu aaja. Tapi dengan keyakinan kepada Allah yang Maha Kaya, apapun bisa terjadi termasuk impian Pak Pri.

Selama 2,5 tahun mengumpulkan uang plus ditambah beberapa bantuan dari teman-temannya, tanah bisa terbeli dan pondasi bisa terbangun.

Bagi Pak Pri, dengan yakin kepada Allah, apa saja yang diinginkan pasti terpenuhi. Banyak keajaiban yang beliau rasakan dengan menyerahkan masalah kepada Allah. Ingin motor, Pak Pri berdoa di showroom dan terbelilah motor. Ingin mobil, Pak Pri juga berdoa di showroom dan taraaa mobil didapatnya.

Sebenarnya bukan hanya karena berdoa saja, Pak Pri mendapat apa yang dia inginkan. Tetapi karena usaha dia menjadi orang yang manfaat. Pak Pri menerima anak-anak yang yatim, piatu, dhuafa dan yang dibuang orang tuanya. Beliau juga menyantuni anak yatim yang di luar panti. Tidak hanya menerima sedekah tapi juga mengirim sedekah seperti sedekah air di daerah Gunung Kidul.

Yang lebih mengagumkan, panti asuhan Pak Pri tidak hanya menerima santunan dari orang-orang saja, tetapi lebih dari itu, Beliau menciptakan ekonomi yang mandiri. Dalam pemikirannya, jika dia sudah meninggal, panti akan tetap jalan dengan usaha yang telah dirintis dari sekarang.

Wakaf sawah, berternak kambing  sebanyak 22 ekor dan pemodalan alat-alat pertukangan. Semua itu adalah kerja keras yang dilakukan Pak Pri.

Ingin tahu apa semboyan Pak Pri?

"Sukses itu bukan itu bukan milik orang kaya saja, tapi milik orang yang beruntung. Orang beruntung itu karena ridho dari Allah semata karena amal sholih, panennya pasti sukses. Bermimpilah sebesar mungkin, jangan takut jadi orang besar dan bersandarlah pada Allah yang Maha Besar."


                                                      Peternakan kambing Darul Qolbi

                                          Salam hangat dari kami anak Darul Qolbi

Tuesday, 31 October 2017

Telapak Kaki Berpulau? Enggak lagi

08:03 25 Comments

Memasuki musim pancaroba selalu menjadi tragedi yang menyedihkan bagi kulit saya. Cuacanya mix antara dingin dan kering membuat kulit  galau.

Adalah telapak kaki saya yang ketika cuaca menjadi dingin dan kering langsung ikut-ikutan kering. Rasanya seperti tidak ada keringat di daerah itu. Sehingga saya harus bolak-balik membasahi kaki biar lembab. Padahal dengan membasahi kulit dengan air justru akan membuat kulit lebih kering lagi karena kelembabannya berkurang.

Efeknya adalah ada semacam 'pulau-pulau' di telapak kaki saya. Awalnya hanya kering, kemudian menjadi gatal dan akhirnya pecah terkoyak dan berdarah. Sakitnya, duh tidak terkira. Saya bisa jalan terpincang-pincang bila telapak kaki sudah parah.

Sebenarnya saya bukannya tidak care dengan telapak kaki saya. Saya sudah berusaha untuk membuat telapak kaki nyaman. Mulai dari scrub beras dan madu, memberi minyak sayur, terapi lemon dan garam sampai memberi cuka hingga kulit saya berbau. Semua saya lakukan, tapi karena kurang disiplin, hasilnya ya begitu deh.

Sampai suatu hari saya dikirim produk yang keren oleh mbak Anindya Puspitasari. Lip Eye Nipple Butter dari Aquila Natural Skincare. Sebuah krim yang bisa digunakan untuk kulit pecah-pecah. Sebetulnya saya dikirim produk ini karena saya sedang menyusui dan Zakia,  giginya mulai muncul. Hasilnya payudara lecet kena gigit Zakia.

Produk ini dibuat dari bahan-bahan food grade sehingga aman jika tertelan. Yang lebih keren lagi, Lip Eye Nipple Butter dan produk-produk Aquila Natural Skincare lainnya sudah mendapat anugerah White Flower Label. Penghargaan bergengsi untuk produk organik.

White Flower Label ini menjadi jaminan bahwa produk tersebut aman dari bahan-bahan yang berbahaya untuk tubuh seperti merkuri dan paraben. Selain aman bagi tubuh, produk ini juga aman bagi lingkungan sekitar.

Selain untuk telapak kaki dan payudara, produk ini juga bisa untuk mencerahkan bibir yang hitam dan melembabkannya serta menghaluskan pori-pori kulit.
Ada yang hamil atau menyusui? Produk ini benar-benar recommended.


Tips Mengubah Situasi Horor Waktu Menyusui Ketika Bayi Tumbuh Gigi (2)

01:31 0 Comments
Karena saya tidak mau Zakia  makan bahan kimia atau sintetik, maka sebisa mungkin payudara hanya saya kompres air hangat dan dioles ASI. Berhasil sih tapi ya itu, ribet. Harus bolak-balik ke mengompres agar bengkak dan lecet bisa segera membaik.

Hingga suatu hari saya dikirim produk keren oleh mbak Anindya Puspitasari. Memang ada masalah pasti ada jalannya. Cream Lip Eye Nipple Butter. Produk bikinan Aquila Natural Skincare, memang cocok sekali dengan keadaan saya. Setiap produk Aquila ini sudah diteliti dan dicoba sendiri. Produk Aquila bahkan sudah mendapat anugerah White Flower Label. Penghargaan bergengsi untuk produk organik.

White Flower Label  ini menjadi label jaminan bahwa produk terrsebut aman dari bahan-bahan berbahaya seperti merkuri dan paraben. Tidak hanya itu, produk ini aman bagi lingkungan juga. Pokoknya cakep banget deh.

Lip Eye Nipple Butter  terbuat dari bahan-bahan food grade  yang berarti aman jika tertelan. Manfaat produk ini bukan hanya untuk membantu menutup luka pada puting susu ibu saja, tapi juga mencerahkan bibir yang hitam karena merokok, melembabkan bibir, mencegah garis halus sekitar mata dan menguragi pecah-pecah pada kaki.

Produk ini sangat recomendded bagi ibu hamil dan menyusui. Karena produk ini sangat berguna dari  atas hingga bawah tubuh, saya sarankan memiliki produk ini minimal dua. Satu buat tubuh bagian atas, satu lagi buat kaki he he he.


Tips Mengubah Situasi Horor Waktu Menyusui Ketika Bayi Tumbuh Gigi

00:45 0 Comments



                                     Sumber:www.vemale.com


Saya suka jika bayi Zakia sudah merengek minta ASI. Bagi saya itu adalah Me Time yang tidak sendirian he he he

Melihat matanya  yang lucu bikin saya pasang muka culun juga biar dia tertawa. Itu Works, Zakia tertawa. Bisa dibayangkan Zakia menyusu ambil tersenyum. Oh, maafkan mama ya, Zakia, gatal banget menggoda Adek.

Tapi beberapa hari ini Zakia sedang tumbuh gigi. Tidak tanggung-tanggung taring dan geraham. Padahal umurnya baru 13 bulan, kenapa giginya sudah bermunculan?

Dan saat tumbuh gigi inilah peristiwa horor selalu menghantui saya. Gigitannya itu lho, bikin gentar.

Gigitan yang tetap memaksa saya untuk pasang muka datar alias netral alias seperti tidak ada apa-apa. Saya takut kalau saya berteriak, Zakia akan trauma dan berhenti menyusu. Apa kata dunia?

Sebaliknya,  jika saya pasang tampang pura-pura menangis, Zakia malah terpesona dan mau menggigit lagi. Padahal saya memang sedang menangis.

Biar Zakia sudah menggigit ketika menyusu, dunia terasa seperti terbakar. Panas dan menyesakkan. Saya bahkan pernah demam karena gigitan Zakia.

Bersambung...

Tuesday, 25 April 2017

INI DIA 5 DAUN HEBAT YANG BISA OBATI KANKER

04:59 0 Comments
Kanker, membacanya katanya saja sudah membuat merinding dan membuat badan sakit. Mendengar kata kanker berarti membayangkan meja operasi dan ubo rampenya plus dilanjutkan dengan kemoterapi dan radiasi. Duuuh sakitnya tidak bisa terbayangkan.

Jika terkena kanker, maka ‘belanja’ obat-obat yang sekiranya bisa menyembuhkan penyakit ini pun dibeli. Panik, berlomba dengan waktu agar kesembuhan lebih cepat daripada penyebaran penyakit kanker ini.

Sebenarnya kanker bisa diobati (atas izin Allah) dengan berbagai cara. Tidak harus masuk ke ruang operasi, kecuali jika yang ‘diberi’ amanah  oleh Allah ini menghendaki. Banyak alternatif  terapi pengganti kemoterapi, baik yang sudah diteliti maupun yang belum diteliti.

Yang terpenting, inilah yang sebaiknya dilakukan oleh orang  yang terkena kanker atau ada ‘bibit’ kanker dalam tubuhnya. Bersabar dan  minta ampun kepada Allah karena masalah yang ada pada diri kita adalah karena kesalahan kita sendiri.  Yakin kepada janji Allah, bahwa setiap penyakit pasti ada obatnya kecuali penyakit uzur. Tinggal kita ikhtiar untuk mencari obat apa yang cocok untuk  tubuh kita.

Disamping itu, jauhi gula, karena gula adalah salah satu pemicu berbagai penyakit dan makanan dari sel kanker. Sel kanker akan mati jika tidak diberi makan.  Pakailah gula sekedarnya saja. Makan buah dan sayur yang mempunyai antioksidan yang tinggi. Sebisa mungkin buah dan sayur yang dikonsumsi adalah yang barusan dipetik atau dipanen. Saran yang lain adalah melakukan olahraga teratur. Dengan berolahraga, imunitas tubuh akan meningkat.

Minumlah banyak air putih, terutama air yang kaya dengan gas hidrogen. Karena gas hidrogen dalam air yang kita minum mengandung antioksidan yang sangat tinggi dan mudah larut dalam air.

Terakhir adalah minum obat (saya lebih senang dengan  herbal) yang tepat untuk tubuh kita. Berikut ada 5 daun  hebat yang bisa diberikan untuk terapi pengobatan kanker. Walaupun masih memerlukan penelitian lebih lanjut, daun-daun ini sudah banyak memberikan manfaat bagi para penderita kanker.

1.       Daun Sirsak

Daun sirsak ini mengandung  senyawa annocatacin,  annocatalin, asam gentisit, asam lonoleat, acetogenins, dan cacklourin. Dalam dunia medis, senyawa ini sering digunakan untuk mengobati kanker. Sudah banyak pasien penderita kanker yang dinyatakan sembuh karena memakai terapi daun sirsak  ini.

Cara pengolahan daun sirsak untuk terapi kanker adalah menyiapkan 10 sampai 15 lembar daun sirsak yang direbus dalam 3 gelas air sampai mendidih. Biarkan air mendidih sampai  tersisa hanya untuk satu gelas rebusan saja. Merebus air daun sirsak ini harus menggunakan kendi atau panic aluminium, agar kemurnian zat yang ada di dalam daun sirsak tetap terjaga. Minum dua kali sehari ketika pagi bangun tidur dan malam sebelum tidur.

2.       Keladi Tikus

Pertumbuhan sel kanker bisa dihambat dengan mengonsumsi  daun Keladi Tikus. Hal ini disebabkan di dalam tanaman Keladi Tikus ada zat yang bermanfaat dalam pengobatakan kanker. Diantaranya adalah ribosome inacting protein yaitu zat yang bermanfaat mencegah penyebaran kanker, antioksidan tinggi, dan zat kurkumin yaitu senyawa antiinflamasi atau anti peradangan.

Resep pengobatannya dengan menyiapkan 3 batang atau 50 gram keladi tikus lengkap dengan umbi dan daunnya. Rendam dalam air sekitar setengah jam. Kemudian tumbuk halus bahan tadi dengan tempat non logam. Setelah halus, campur dengan madu untuk menghindari rasa gatal. Keladi tikus diminum setegan jam sebelum makan tiga kali sehari.

3.       Benalu

Benalu yang digunakan sebagai obat kanker adalah benalu dari pohon teh dan duku. Cara untuk mendapat khasiat benalu teh adalah dengan mengambil benalu teh segar dan iris dengan ketebalan 1,5 sampai 2 cm. Jemur hingga benar-benar kering, kemudian benalu kering dikukus selama satu jam untuk menonaktifkan mikroba dalam benalu teh.  Ambil segenggam benalu yang kering kemudian seduh dengan air mendidih.

4.       Daun Tapak Dara

Daun ini dipercaya menyembuhkan penyakit kanker payudara. Daun ini mengandung dan senyawa alkaloid vinka, vinkristin, dan vinblastin. Senyawa ini berperan aktif menghambat perkembangan sel kanker tetapi tidak serta merta merusak sel normal lain dalam tubuh.

Cara membuat ramuannya cukup mudah, sediakan 22 daun tapak dara dengan adas pulasari. Kemudian rebus semua bahan dengan tiga gelas air dan gula untuk menetralisir rasa pahit ramuan. Tunggu dan sisakan hingga satu gelas saja. Setelah dingin angkat dan saring. Kemudian minumkan kepada pasien kanker.

5.       Daun Kenikir

Daun kenikir ini mengandung artemisnin yang bisa membunuh sel kanker tanpa merusak sel yang baik. Dengan mengkonsumsi daun kenikir setiap saat ditambah dengan minum air yang optimal, diharapkan bisa membuat tubuh membaik.
Daun-daun ini banyak tumbuh di Indonesia, selain mudah menemukan juga relatif lebih murah untuk membantu terapi  penderita penyakit kanker.  Selamat mencoba, semoga bermanfaat.

Tuesday, 24 January 2017

Plagiator Antara Bangga Berasa Angin

00:27 10 Comments

Sedih saya, membaca beberapa keluhan temen-temen yang sedang tidak nyaman hatinya, karena apa yang mereka tulis di copy paste orang tanpa menyertakan sumber.
Bahkan ada artis yang hanya copy paste tulisan orang sehingga tulisan hebat tersebut diakui kepunyaan artis tersebut.
Duh saya bisa merasakannya. Merasakan kekesalan mereka.
Memang ada rasa gimana gitu #banggabahagia# jika tulisan kita dibaca orang banyak. Bahkan mereka minta ijin untuk memakai tulisan tersebut. Ada rasa memberikan manfaat pada orang lain yang akhirnya memotivasi kita untuk menulis kembali.
Tetapi bagaimana dengan orang yang hobi copy paste?
Waktu saya memberitahu teman saya yang meng 'copas' tulisan artis yang pada akhirnya banyak para jempolers memujinya, bahwa itu bukan tulisan artis tersebut, saya mendapat tanggapan yang mengejutkan dari teman saya lainnya.
" Kalo tulisan sudah di share berarti sudah jadi milik umum. Misalnya ada yang memakai ya nggak apa-apa, kan malah jadi manfaat. Jadi ladang amalnya yang nulis," begitu tanggapan teman saya yang berprofesi pengajar seperti saya.
Lha iya disatu sisi memang akhirnya tulisan yang baik itu bisa menjadi ladang pahala bagi yang menulisnya. Tapi kalo bisa ya kita menjadi bangsa yang agunglah. Yang menghargai hasil karya orang lain.
Menulis atau apapun pekerjaannya, membutuhkan pikiran yang memeras otak kita. Belum lagi acara pusing sebelah karena kalimat yang sumbang dibaca. Behari-hari..berjam-jam sampai di bawa ke kamar mandi memikirkan kalimat yang bisa renyah untuk dibaca. Butuh latihan yang tidak sebentar lho.
Masak tega kita nggak permisi dulu pada yang nulis. Mereka sampai tepar bikin tulisan dan kita baca tulisan mereka sambil ngeteh.
Masak ya tega kita copas tanpa kasih nama mereka. Padahal dengan tulisan mereka siap dicaci karena pembaca merasa tidak nyaman.
Helo para pla***, apa enak dapat pujian yang bukan hasil karya sendiri. Pujian yang berasa angin?. Bikin masuk angin lho.

Wednesday, 18 January 2017

Tuangkan Dalam Tulisan

06:10 0 Comments

“Biarkan aku seperti angin yang berlalu”,
“Ternyata kamu menusuk aku dari belakang”,
“Ya Tuhan mengapa tidak Kau ambil saja aku”,
Lebay…

Sering bertemu dengan status-status  seperti ini?
Status-status ini bikin geli sekaligus kasihan. Bukan kasihan pada keadaan mereka yang tidak baik melainkan kasihan melihat pikiran-pikiran mereka yang belum positif. Apalagi yang buat status banyak ibu-ibu dan remaja putri yang bawaannya perasaan (baper) melulu.

Sebenarnya banyak  hal positif yang bisa dilakukan daripada memalukan diri sendiri di depan publik: ngepel, nyuci, jalan-jalan, silaturrahim dan apalah kegiatan yang nggak bikin galau. Apalagi bila status-status lebay itu ditulis dengan hati. Ingat pikiran dan perasaan itu doa dari alam bawah sadar. Apa tidak takut Allah dan para malaikat mengamiini.

Bagi saya sendiri, kegiatan yang menarik dan bermanfaat, sekaligus bisa mendatangkan rejeki adalah menulis. Menulis apa saja, bahkan dari ‘baper’ pun bisa jadi tulisan yang menggemaskan.
Tulisan itu  bisa menjadi teman setia saya dalam suka dan duka. Selembar atau beberapa lembar kertas tidak akan protes ketika kita memenuhinya dengan coretan kegembiraan, kemarahan  bahkan kebencian.

Dengan membiasakan menulis bahkan bisa meredam emosi yang tidak positif, membuat kita lebih tenang serta menyadari hal-hal penyebab kemarahan. Ini menurut  Truth Heal Journal.
Ketika setiap orang mendapat ilmu dan pengalaman yang manfaat, pasti mereka juga menuliskannya. Hal ini mereka lakukan biar ilmu tersebut tidak hilang. Coba saja lihat orang yang sedang mengikuti training atau kursus, pasti mereka mencatat ilmu yang sudah didapatkannya. Sebenarnya akan lebih baik jika ilmu atau pengalaman tersebut ditulis dengan menarik dan dijadikan sebuah buku. Lumayan kan?.

Adalah IndScript Training Centre (ITC), lembaga yang berada dibawah naungan Indscript Creative, sebuah perusahaan yang dikomandani Teh Indari Mastuti. Beliau sangat konsen dalam pemberdayaan perempuan khususnya di dunia bisnis dan menulis.

ITC kemudian bekerja sama dengan Agensi Artikel dengan nama @JoeraganArtikel yang hingga saat ini eksis mengadakan training menulis online yang dipandu oleh Ummi Aleeya. Dalam training menulis online, diharapkan ibu-ibu, emak-emak ataupun embak-embak dapat meningkatkan skill dalam menulis yang nantinya dapat meningkatkan derajat kehidupan mereka.

Sangat banyak materi yang diajarkan dalam training menulis online ini, mulai dari membuat artikel, job review dan cara berpenghasilan melalui blog. Hebatnya lagi, para peserta bisa berkesempatan praktek langsung mengerjakan artikel pesanan. Lulusannya langsung direkrut menjadi team penulis inti di emakpintar.asia dan bisa memperoleh binaan untuk karir yang lebih tinggi. Bahkan banyak dari lulusan training menulis online yang sudah menelurkan buku-buku yang renyah dibaca. Cihuii kan.

Dari  mas Ipho Santosa  bahwa ucapan  akan menguap tapi tulisan mengendap dihati dan pikiran dengan abadi.  Sebuah  petuah dimana tokoh-tokoh dunia sudah membuktikannya “Ikatlah ilmu dengan menuliskannya”.
 
Jadi masih mau menulis status lebay ?. Come on ibu-ibu, emak-emak, embak-embak,  jangan malu-maluin nulis status yang tidak baik yang bisa di Aaminkan Malaikat.

Mau jadi orang pintar? Baca buku. Mau jadi orang pintar dan terkenal? Menulis dulu dan buatlah buku..setuju?.

#BersamaIndscriptTrainingCentre#
#Bersama@JoeraganArtikel#
#Bersama IndariMastuti dan UmmiAleeya#